Tentang Alat Bantu

Tentang Alat Bantu

Pusat Rehabilitasi YAKKUM percaya bahwa Orang Dengan Disabilitas dapat meraih kemandirian baik secara ekonomi, fisik maupun sosial. Salah satu dukungan yang diberikan Pusat Rehabilitasi YAKKUM bagi Orang Dengan Disabilitas adalah melalui pelayanan alat bantu mobilitas.

Alat bantu mobilitas dibuat di dalam sentra dengan tenaga yang sudah berpengalaman dalam bidang Prosthetic dar Orthotic. Proses pembuatan alat bantu sendiri selalu diawal dengan assessment dan pengukuran sehingga sesuai dengar ukuran masing-masing kelayan. Setelah alat bantu selesa diproduksi, proses pengepasan dan pelatihan penggunaan ala bantu juga akan menjadi tanggung jawab tenaga prosthetic dan orthotic Pusat Rehabilitasi YAKKUM.

 

Berbagai bentuk pelayanan yang kami tawarkan adalah:
• Melayani pembuatan anggota gerak atas dan bawah.

• Melayani pembuatan ortosis tulang belakang dan anggota gerak.

• Melayani alat bantu jalan seperti tongkat, walker, brace/penyangga kaki dan sepatu khusus

  (orthopedic shoes).

• Melayani pekerjaan reparasi alat bantu mobilitas.

• Melayani pembuatan modifikasi kursi roda.

• Melayani pembuatan modifikasi sepeda motor roda tiga.

 

Keunggulan produk kami:
• Bahan baku yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pasien sehingga

  umur pakai dapat tahan lama.

• Harga yang kami tawarkan terjangkau.

• Alat bantu nyaman dan tahan lama.

• Bergaransi.

×

Modal Header


Png, Jpg, Jpeg, Gif
Docx, PDF, Zip
Png, Jpg, Jpeg, Gif

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium.

Berita / Cerita

Mengupayakan Pendidikan Inklusif Sejak Dini: Cerita Seorang Kader Posyandu mendirikan Kelompok Bermain Mumtazah di Karanganyar

Awalnya, Bu Naning dan guru-guru di KB Mumtazah tidak sepenuhnya memahami konsep anak berkebutuhan khusus. Mereka pernah mengira bahwa anak berkebutuhan khusus cukup dikenali dengan perbedaan ciri fisik. Sementara, dalam pengalaman sehari-hari, guru-guru pernah menghadapi anak yang menunjukkan perilaku agresif, dan terlambat bicara. Anak itu dilabeli "nakal" atau "gak bisa diatur". Guru-guru belum mengerti bagaimana menghadapi situasi tersebut. Akhirnya keluarga membawa anaknya keluar dari sekolah.

Membawa Empati ke Garis Depan: Kenapa Nakes di Lokasi Bencana Harus Paham Inklusi?

Ratusan tenaga kesehatan (nakes) baru saja dilepas menuju titik-titik bencana di Aceh, Sumatera Utara. Langkah cepat pemerintah ini tentu patut kita acungi jempol di tengah puing dan darurat, kecepatan memang seringkali menjadi penentu hidup dan mati.

Atlas Layanan Kesehatan Jiwa

Studi Percontohan untuk Pengembangan Peta Kesehatan Jiwa di Indonesia, selanjutnya secara ringkas disebut One Map for Mental Health Atlas (OMMHA) diinisiasi untuk mengembangkan sistem data layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi secara vertikal dan akan menampilkan peta layanan Kesehatan jiwa di Kabupaten Kebumen, sebagai salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut.

Sekilas tentang Project Every Life Matters

Every Life Matters (ELM) adalah sebuah inisiatif yang bertujuan memastikan orang dengan disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, dapat menikmati hak kesehatan secara penuh dalam lingkungan yang inklusif, bermartabat, dan bebas stigma.

Berita dan cerita lainnya
UNTUK UPDATE TERBARU SILAHKAN SIGN UP EMAIL ANDA