Visi dan Misi

Visi dan Misi

Visi kami

Orang dengan disabilitas terpenuhi hak-hak dasarnya secara  holistik dalam masyarakat yang inklusif melalui layanan yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi.

Misi kami

  • Mengembangkan pelayanan terintegrasi melalui pelayanan yang saling mengisi antar bidang dalam PRY, linkage dengan Unit Yakkum lain, berjejaring strategis dengan  pemerintah, mitra pelayanan dan pemangku kepentingan lain.
  • Pelayanan dan pemberdayaan disabilitas untuk memenuhi   hak-hak dasar disabilitas dalam komunitas yang inklusif  tercapai oleh PRY yang bertumbuh melalui program rehabilitasi holistic (IBR dan CBR), yang dikembangkan mengikuti trend epidemiologis, kemitraan non tradisional,  diversifikasi produk mengikuti kebutuhan segmen baru, strategi inovatif berbasis IT,  usaha mandiri, kompetensi dan kesejahteraan staff
  • Pelayanan yang berkualitas dan akuntabel yang dilakukan dalam koordinasi kelembagaan yang efektif dan memungkinkan proses feedback dan pembelajaran digunakan untuk pengembangan program dan lembaga ke depan

Isu yang dikembangkan sampai saat ini adalah

  1. Pemberdayaan masyarakat yang sadar terhadap pencegahan dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas.
  2. Pusat Rehabilitasi YAKKUM sebagai pusat rehabilitasi komprehensif / holistik.
  3. Pemberdayaan manajemen menjadi organisasi yang mandiri dan berkelanjutan.
  4. Penanganan rehabilitasi korban bencana.
×

Modal Header


Png, Jpg, Jpeg, Gif
Docx, PDF, Zip
Png, Jpg, Jpeg, Gif

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium.

Berita / Cerita

Program Perlindungan Sosial bagi Difabel di Indonesia: Charity atau berdasarkan HAM [Sebuah perbandingan dari Program Perlindungan Sosial di Australia]

Mendengar kata asuransi, pikiran saya langsung terhubung dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan), KIS (Kartu Indonesia Sehat), PBI (Peserta Bantuan Iur) serta sederetan nama-nama perusahaan yang menyediakan jasa asuransi swasta di Indonesia.

Taman Curhat : Tempat Berbagi Cerita dan Bercengkerama

Tahukah kamu, data WHO menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang berpotensi mengalami gangguan jiwa dan setiap 40 detik diluar sana ada orang melakukan upaya bunuh diri. Mulailah untuk menyuarakan beban pikiranmu dengan orang terdekat dan mendengarkan mereka yang berkeluh kesah padamu. Untuk itulah kami menyuarakan gerakan untuk berani membagi bebanmu kepada orang lain sebagai salah satu upaya pengurangan angka bunuh diri. Di Kulon Progo, kami membuat Taman Curhat sebagai sarana mengkampanyekan pentingnya berbagi keluh kesah, dan masalah.

Cerita Marni yang Kini Mandiri

Kini, saya dijadikan kader kesehatan oleh Puskesmas Awaru sebagai penyuluh PHBS di Sekolah Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah. - tidak menyangka saya juga bisa memberikan penyuluhan, ikut andil seperti petugas atau perawat-. Juga telah menjadi delegasi desa pada musrenbang kecamatan sekaligus menjadi Tim Perumus RKP Desa Mallari.

Akhirnya Aku Mendapatkan Hidupku Kembali

Akhirnya aku mendapatkan hidupku kembali. Orang orang disekitarku mau menerima aku apa adanya setelah mereka terlibat dalam rehabilitasi jiwa berbasis masyarakat. Saat ini aku mampu menjadi seorang pengajar Bahasa Inggris dan menjadi narasumber di berbagai acara. Yang lebih penting lagi saat ini aku merasa mampu melakukan hal hal yang tidak dapat aku bayangkan sebelumnya. - (Desty, 31 Tahun Orang dengan Disabilitas Psikososial)

Berita dan cerita lainnya
UNTUK UPDATE TERBARU SILAHKAN SIGN UP EMAIL ANDA