Launching Buku Panduan Desa Inklusi Purworejo

Senin, 07 Juni 2021

“Terimakasih saya sudah dilibatkan untuk memberi masukan dalam buku ini. Saat ini sudah ada 50 desa yang didampingi Pusat Rehabilitasi YAKKUM agar lebih inklusif terhadap semua warganya, harapannya desa-desa lain bisa mengikuti jejak 50 desa ini untuk bisa melibatkan semua unsur yang ada didalam masyarakat tanpa terkecuali, tanpa ada yang ditinggalkan. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi panduan untuk memberdayakan semua disabilitas di seluruh desa di Kabupaten Purworejo."

Bapak Agus Ari Setiyadi (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Purworejo).

 

Sejak tahun awal tahun 2019 Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY dengan dukungan Light For The World (LFTW) melakukan pendampingan bagi 50 desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dalam program “Pembentukan Desa Inklusi”. Program yang kami selenggarakan bertujuan untuk menginisiasi terbentuknya 50 desa inklusi disabilitas guna mempromosikan konsep dan mendorong terbentuknya inisiasi desa inklusi disabilitas di Purworejo. Untuk mecapai hal tersebut, program yang dilaksanakan kemudian berfokus pada beberapa aspek yaitu peningkatan kesadaran pemerintah desa, peningkatan peluang mata pencaharian bagi penyandang disabilitas, kemitraan strategis.

Salah satu capaian yang kami banggakan pada tingkat strategis adalah terbentuknya buku panduan desa inklusi purworejo yang merupakan adaptasi dari buku fasilitasi desa inklusi oleh yang dikeluarkan oleh Kementrian Desa dengan dukungan Pusat Rehabilitasi YAKKUM melalui program Peduli. Buku panduan inklusif disabilitas disusun dengan tujuan untuk membahasakan dan mengemas kembali panduan tersebut kedalam Bahasa yang aplikatif dan mudah dipahami.

Dalam proses penyusunannya PRY berkerja secara intensif dengan DINPERMADES (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) untuk memastikan panduan yang dibuat betul-betul dapat dipahami oleh pemerintah desa dan Organisasi Penyandang Disabilitas ditingkat lokal. Salah satu bagian utama yang menjadi aspek penting adalah adanya pengalaman baik dari desa yang sudah didampingi DPO untuk bergerak menjadi desa yang inklusif disabilitas.

Kami sangat bangga dengan adanya buku panduan desa inklusi ini, terutama dengan adanya komitmen dari perwakilan-perwakilan desa dan pemerintah terkait untuk menggunakan panduan ini dalam mewujudkan pembangunan inklusi.