Pada tahun 2017, dibuka sebuah cafe yang berbeda dengan cafe lainnya di area kantor Pusat Rehabilitasi YAKKUM di Yogyakarta. Model bisnis inovatif Cafe Cupable tidak hanya bertujuan untuk meny

Unit Prostetik dan Ortotik Pusat Rehabilitasi YAKKUM telah membuat alat bantu berkualitas tinggi selama lebih dari 30 tahun. Teknisi kami yang terampil dan berpengalaman mampu untuk membuat beragam alat bantu, prostetik dan ortotik.

Unit Kinesio Pusat Rehabilitasi YAKKUM melayani sejak tahun 2016 untuk menambah jejaring dengan terapis lain dan menyebarkan ilmu kinesio untuk kader masyarakat dengan pelatihan/training.

Yang Kami Lakukan

Pusat Rehabilitasi YAKKUM merupakan salah satu unit YAKKUM (Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum) yang berdiri pada tahun 1982 dengan mandat memastikan pemenuhan hak orang dengan disabilitas dengan layanan yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi. Kami berusaha untuk mendukung orang-orang penyandang disabilitas untuk memenuhi hak-hak mereka dengan membangun masyarakat yang inklusif melalui layanan yang berkualitas, terjangkau dan terpadu. Pekerjaan kami beroperasi di dalam kerangka Sustainble Development Goals (SDG).

Selengkapnya

Cerita Klien

    Dengan dukungan tepat, Yusnita ubah hidupnya

    Yusnita pernah mengalami depresi yang membuat kondisinya berubah secara ekstrim. Depresi terkadang membuatnya hanya berdiam di rumah dan tidak melakukan apapun atau justru membuatnya melakukan hal-hal yang dapat membahayakan dirinya. Sekarang, Yusnita telah menjadi pribadi yang mandiri dan menekuni pekerjaannya.


    Selengkapnya

    Cerita Marni yang Kini Mandiri

    Kini, saya dijadikan kader kesehatan oleh Puskesmas Awaru sebagai penyuluh PHBS di Sekolah Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah. - tidak menyangka saya juga bisa memberikan penyuluhan, ikut andil seperti petugas atau perawat-. Juga telah menjadi delegasi desa pada musrenbang kecamatan sekaligus menjadi Tim Perumus RKP Desa Mallari.


    Selengkapnya

    Erico adalah contoh nyata

    Erico yang berumur delapan belas tahun saat ini bercita-cita menjadi seorang pengusaha yang sukses agar ia mampu mempekerjakan penyandang disabilitas nantinya. Erico terlahir dengan kondisi kongenital yang mengakibatkan ia tidak mempunyai dua bagian bawah kaki dan telapak kaki. Awalnya kedua orang tuanya tidak tahu bagaimana menangani kondisinya, namun saat orang tuanya membawa ia ke Rumah Sakit Bethesda, dokter disana merujuk Erico ke Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY).


    Selengkapnya

Berita / Cerita

Ride For Inclusion: Perjalanan Mengumpulkan Praktik Baik Desa Inklusi di Purworejo

Dalam perjalanan di beberapa desa di Purworejo, kami bersama dengan tim RFI mengumpulkan praktik-praktik baik yang sudah dilakukan di desa, mulai dari pelibatan orang dengan disabilitas dalam kegiatan bermasyarakat, perencanaan pembangunan desa, hingga bagaimana desa mampu melakukan penganggaran yang lebih inklusif untuk mendukung orang dengan disabilitas untuk lebih mandiri dan berdaya.

Unduh Policy Brief : Layanan Publik Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat

Pusat Rehabilitasi YAKKUM membuat dokumen Policy Brief tentang Layanan Publik Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat : Investasi Membangun Ekosistem Sehat Jiwa yang Komprehensif di DIY

Mewujudkan Kalurahan Sehat di Gunungkidul

Kalurahan Sehat merupakan inovasi yang diusung Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul melalui revisi Peraturan Bupati tentang No. 56 Tahun 2015, Desa Siaga Sehat. Hal ini disambut baik oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM melalui Program Kesehatan Jiwa berbasis Masyarakat dengan memfasilitasi dan mengawal penyusunan produk kebijakan Peraturan Bupati tentang Kalurahan Sehat dengan mengupayakan pengembangan kesehatan bersama masyarakat. Melalu produk kebijakan inilah diharapkan kondisi masyarakat Kalurahan dapat lebih sehat, peduli, tanggap serta mampu menyelesaikan masalah kesehatan secara mandiri melalui peran serta berbagai pihak.

Launching Buku Panduan Desa Inklusi Purworejo

Terimakasih saya sudah dilibatkan untuk memberi masukan dalam buku ini. Saat ini sudah ada 50 desa yang didampingi Pusat Rehabilitasi YAKKUM agar lebih inklusif terhadap semua warganya, harapannya desa-desa lain bisa mengikuti jejak 50 desa ini untuk bisa melibatkan semua unsur yang ada didalam masyarakat tanpa terkecuali, tanpa ada yang ditinggalkan. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi panduan untuk memberdayakan semua disabilitas di seluruh desa di Kabupaten Purworejo.

UNTUK MENERIMA BERITA TERBARU SUBSCRIBE NEWSLETTER KAMI