Terapi Kinesio

Terapi Kinesio

Unit Kinesio Pusat Rehabilitasi YAKKUM melayani sejak tahun 2016 untuk menambah jejaring dengan terapis lain dan menyebarkan ilmu kinesio untuk kader masyarakat dengan pelatihan/training.

Unit kami berlokasi di kantor kami di Yogyakarta, namun kita juga melayani terapi kinesio di beberapa wilayah dampingan program kami. Kami juga menyediakan akomodasi untuk klien yang ingin mengunjungi sentra kami.

Pelayanan yang kami punya

Terapis kami yang berpengalaman mampu untuk memberikan pelayanan terapi kinesio untuk beberapa keluhan. Seperti:

  • Sakit pada otot dan persendian
  • Gangguan pergerakan
  • Sakit pinggang
  • Kaki tinggi sebelah
  • Postur tidak simetris
  • Tulang belakang bengkok
  • Keletihan
  • Gangguan pergerakan
  • Vertigo
  • Migraine
  • Sakit otot leher


Untuk menangani beberapa keluhan tersebut, kami menggunakan beberapa alat pendukung, seperti:

  • T Bar (Power Thumb)
  • Ultra Sound (US)
  • Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS)
  • Pelvic Block

Bagaimana pelayanan ini dapat meningkatkan kehidupan penyandang disabilitas

Dengan program ini, kehidupan sehari-hari disabilitas akan lebih berkualitas karena adanya peningkatan aktivitas disabilitas, dan kondisi disabilitas juga akan membaik.

Apa saja yang sudah dicapai oleh Unit Terapi Kinesio

Sampai dengan tahun ini, sudah ada beberapa terapis kinesio yang bergabung dan ada beberapa baksos yang sudah dilakukan untuk masyarakat umum baik itu disabilitas maupun non-disabilitas.

Hubungi Unit Terapi Kinesio kami

Jika anda berminat untuk melakukan terapi, Kami hadir melayani pada hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 08.00 – 16.00.

Hubungi tim kami yang professional dan ramah melalui:

Phone: (0274) 895386
Email: support@pryakkum.org
Facebook: @PRYAKKUM
 

×

Modal Header


Png, Jpg, Jpeg, Gif
Docx, PDF, Zip
Png, Jpg, Jpeg, Gif

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium.

Berita / Cerita

Apa Itu Inklusi

Sebagian besar dari kita mungkin sudah sering mendengar kata Inklusi. Namun apakah kita tahu apa makna dari kata Inklusi?

Sriyanto yang Pantang Menyerah

Namanya Sriyanto, difabel Cerebral Palsy (CP), tinggal di Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah. Jika berjalan, seluruh tubuhnya bergetar. Kakinya tidak menapak tanah dengan kokoh, seakan hendak terjatuh. Akibatnya ia dianggap tidak memiliki kemampuan sebagaimana yang lain. Nggih namung ngoten niku. Mboten saget nopo-nopo (Ya hanya seperti itu, tidak bisa berbuat apa-apa), demikian komentar beberapa orang termasuk keluarga tentang Sriyanto.

Dengan dukungan tepat, Yusnita ubah hidupnya

Yusnita pernah mengalami depresi yang membuat kondisinya berubah secara ekstrim. Depresi terkadang membuatnya hanya berdiam di rumah dan tidak melakukan apapun atau justru membuatnya melakukan hal-hal yang dapat membahayakan dirinya. Sekarang, Yusnita telah menjadi pribadi yang mandiri dan menekuni pekerjaannya.

Erico adalah contoh nyata

Erico yang berumur delapan belas tahun saat ini bercita-cita menjadi seorang pengusaha yang sukses agar ia mampu mempekerjakan penyandang disabilitas nantinya. Erico terlahir dengan kondisi kongenital yang mengakibatkan ia tidak mempunyai dua bagian bawah kaki dan telapak kaki. Awalnya kedua orang tuanya tidak tahu bagaimana menangani kondisinya, namun saat orang tuanya membawa ia ke Rumah Sakit Bethesda, dokter disana merujuk Erico ke Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY).

Berita dan cerita lainnya
UNTUK UPDATE TERBARU SILAHKAN SIGN UP EMAIL ANDA