Taman Curhat : Tempat Berbagi Cerita dan Bercengkerama

Tahukah kamu, data WHO menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang berpotensi mengalami gangguan jiwa dan setiap 40 detik diluar sana ada orang melakukan upaya bunuh diri. Mulailah untuk menyuarakan beban pikiranmu dengan orang terdekat dan mendengarkan mereka yang berkeluh kesah padamu. Untuk itulah kami menyuarakan gerakan untuk berani membagi bebanmu kepada orang lain sebagai salah satu upaya pengurangan angka bunuh diri. Di Kulon Progo, kami membuat Taman Curhat sebagai sarana mengkampanyekan pentingnya berbagi keluh kesah, dan masalah.

Selengkapnya

Cerita Marni yang Kini Mandiri

Kini, saya dijadikan kader kesehatan oleh Puskesmas Awaru sebagai penyuluh PHBS di Sekolah Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah. - tidak menyangka saya juga bisa memberikan penyuluhan, ikut andil seperti petugas atau perawat-. Juga telah menjadi delegasi desa pada musrenbang kecamatan sekaligus menjadi Tim Perumus RKP Desa Mallari.

Selengkapnya

Akhirnya Aku Mendapatkan Hidupku Kembali

Akhirnya aku mendapatkan hidupku kembali. Orang orang disekitarku mau menerima aku apa adanya setelah mereka terlibat dalam rehabilitasi jiwa berbasis masyarakat. Saat ini aku mampu menjadi seorang pengajar Bahasa Inggris dan menjadi narasumber di berbagai acara. Yang lebih penting lagi saat ini aku merasa mampu melakukan hal hal yang tidak dapat aku bayangkan sebelumnya. - (Desty, 31 Tahun Orang dengan Disabilitas Psikososial)

Selengkapnya

Nyalakan Api : Music Video

Kami berkolaborasi dengan musisi asal Yogyakarta, Marzuki Mohamad atau yang biasa dikenal sebagai Kill The DJ untuk membuat sebuah video klip yang digunakan untuk kampanye isu inklusi sosial.

Selengkapnya

Barista Inklusif : Brewbagi

Barista, ketika kita mendengar kata tersebut, yang ada di pikiran kita pasti merujuk ke cafe, kopi, dan latte artnya yang instagrammable untuk diabadikan dengan smartphone kita masing-masing. Selain itu, bagi sebagian anak muda, banyak dari mereka yang menganggap Barista itu keren, cool, dan merupakan salah satu profesi yang bergengsi saat ini.

Selengkapnya

Gerakan Inklusi bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial dari Kelurahan hingga Kotamadya

Pemerintah Kota Yogyakarta mengesahkan Peraturan Walikota tentang Rencana Aksi Daerah Upaya Kesehatan Jiwa dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif untuk periode tahun 2018 – 2022. Perwal ini merupakan bukti dukungan dari pemerintah kota Yogyakarta untuk pelindungan bagi orang dengan disabilitas mental terutama Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP)

Selengkapnya

Kisah Wildan: Sebuah Gambaran Penanganan Tepat Kesehatan Mental

Kesehatan mental itu penting, karena bermanfaat bagi diri sendiri. Ketika saya sehat mental, saya bisa beraktivitas dan menjalankan usaha.

Selengkapnya

Pemerintah di Wilayah Program Peduli Pilar Disabilitas Rumuskan Kesepakatan Pembangunan Inklusif

Pada tanggal 23 Oktober 2018, kami mengadakan dialog tata kelola pembangunan kabupaten/kota inklusif sebagai salah satu acara yang merupakan rangkaian acara Temu Inklusi yang diselenggarakan oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) yang dihadiri oleh perwakilan dari 10 Pemerintah Kabupaten/Kota yang berada didalam wilayah kerja Program Peduli pilar disabilitas.

Selengkapnya

Laporan Tahun 2017 Pusat Rehabilitasi YAKKUM

Catatan karya Pusat Rehabilitasi YAKKUM d tahun 2017, kami haturkan dalam bentuk Laporan Tahunan ini ke hadapan Bapak dan Ibu semua baik sebagai atasan kami, sebagai masyarakat dan kelompok yang berkarya bersama dalam pelayanan di lapangan, sebagai mitra yang mendukung karya kami maupun sebagai kolaborator yang berjalan bersama kami di jaringan untuk menghasilkan perubahan yang kita cita-citakan bersama.

Selengkapnya

Buku Panduan Menuju Inklusi

Pusat Rehabilitasi YAKKUM bekerjasama dengan LFTW (Light For The World) dalam program Livelihood untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Diterjemahkan dari buku "Towards Inclusion" karya Vera Van Ek Sander Schot berfungsi sebagai panduan bagi masyarakat untuk mewujudkan inklusi disabilitas.

Selengkapnya

Mitra Kami