Dana Desa untuk Difabel di Sumba Barat

Saya mulai menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumba Barat pada 22 Januari 2018. Jabatan yang menurut saya berat karena memiliki tanggungjawab atas kondisi pembangunan di 73 desa di Sumba Barat. Terlebih ketika pemerintah nasional mengeluarkan Peraturan Presiden (perpres) Nomor 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015 sampai 2019, dan kabupaten Sumba Barat masuk didalamnya.

Selengkapnya

Inklusi Sosial Bagi Difabel, Kilas Balik, Kini dan Masa Depan

Perjalanan panjang untuk berkontribusi pada Indonesia setara dan semartabat melalui Program Peduli hampir mendekati penghujung akhir. Namun demikian banyak tonggak-tonggak yang telah ditancapkan untuk menandai adanya modal keberlanjutan gerakan inklusi sosial hingga sepanjang hayat.

Selengkapnya

Maria Sang Pejuang

Berpartisipasi dalam kegiatan AgriLab sungguh membawa perubahan yang besar dalam hidup saya. Melalui kegiatan tersebut saya dapat belajar untuk mengemukakan pendapat didepan banyak orang. Dengan mampu melakukan hal tersebut saya juga mampu untuk meningkatkan motivasi dan penerimaan diri. (Maria, 28 tahun - Mitra dampingan Pusat Rehabilitasi YAKKUM dari wilayah Sumba, Nusa Tenggara Timur)

Selengkapnya

Bagaimana Caranya Bertahan Selama Masa Pandemi COVID-19

Ada begitu banyak orang di berbagai daerah yang terkena dampak wabah COVID-19. Situasi yang sama juga terjadi di Yogyakarta sejak awal Maret 2020. Salah satu yang terpengaruh adalah Nita, seorang disabilitas psikososial yang tinggal di sebuah desa kecil di bagian timur Yogyakarta. Nita adalah penerima manfaat kami yang sudah pulih dan mampu membantu suaminya melakukan kegiatan produktif dengan menjalankan bisnis menjahit mereka. Bisnis ini adalah satu-satunya sumber pendapatan yang mereka miliki untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Selengkapnya

Bisnis yang Tidak Lagi Berjalan Sama

Makmur Bakery adalah sebuah bisnis kelompok yang diprakarsai oleh Disable People Organization (DPO) di Kecamatan Bagelen, Jawa Tengah. Bisnis ini berhasil mendukung orang dengan disabilitas yang ada di DPO tersebut untuk berkegiatan produktif. Keberadaan Makmur Bakery sudah diakui oleh banyak pemangku kepentingan termasuk masyarakat dan pemerintah daerah. Bisnis utama Makmur Bakery adalah memproduksi kue dan biskuit yang berfokus pada kuliner tradisional Purworejo.

Selengkapnya

Pandemi Bukanlah Halangan untuk Belajar

Sejak COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi pada awal bulan Maret 2020, Hopi merupakan salah satu anak yang harus melakukan kegiatan belajar di rumah mengingat anak dengan Cerebral Palsy merupakan salah satu kelompok yang paling riskan terpapar. Namun demikian ada banyak hal yang tergali dan terbentuk pada masa belajar dirumah ini. Salah satunya adalah meningkatnya peran aktif orang tua dalam mendampingi belajar anak.

Selengkapnya

Sebotol Kopi di Masa Pandemi

-Terimakasih buat kesediaan merawat pasien, maafkan kami yang bandel dan sulit #DirumahSaja , semoga anda selalu diberikan kesehatan. Tuhan memberkati- ucap Regina, salah satu warganet yang mengirimkan pesan lewat media sosial kepada kami. Regina merupakan salah satu diantara lebih dari 400 orang yang mengirimkan pesan dukungan kepada tenaga medis yang berjuang menangani pasien COVID-19. Dalam kampanye ini, kami meminta warganet untuk mengirimkan pesan dukungan yang nantinya akan kami sampaikan kepada tenaga medis lewat sebotol kopi. Pesan tersebut kami tulis satu persatu di dalam botol kopi yang dibuat oleh teman-teman difabel di Cafe Cupable @cupablecoffee.

Selengkapnya

Evi, Orang dengan Disabilitas Psikososial dengan Segudang Kegiatan Sosial

Siapa mengira orang dengan disabilitas tidak mampu berkegiatan sosial? Evi buktinya. Evi adalah seorang wanita yang tinggal bersama kakaknya di wilayah Godean. Dirinya menjadi dampingan Pusat Rehabilitasi YAKKUM melalui Program Kesehatan Jiwa berbasis Masyarakat sejak tahun 2017.

Selengkapnya

Suamiku, Pahlawanku

Aku Nita, seorang istri dengan penuh semangat mendidik anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga. Saat ini aku hidup bersama suami dan anak sematawangku di Desa Sidomoyo. Trauma terhadap kecelakaan membuatku menjadi disabilitas psikososial. Kehidupanku dulu tidak sebaik sekarang. Namun berkat suamiku, aku dapat kembali pulih.

Selengkapnya

Kepala Desa Temon Wetan Ajak Warga Lebih Peduli Pada Disabilitas Psikososial

Kepedulian Kepala Desa mengajak warganya untuk peduli dan bertanggung jawab sebagai caregiver bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial, merupakan contoh nyata praktik rehabilitasi sosial berbasis masyarakat. Desa Temon Wetan adalah salah satu desa dampingan Projek Ceplery di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, sejak tahun 2017. Tercatat, 12 Orang Dengan Disabilitas Psikososial yang didampingi dan 4 orang kader kesehatan jiwa.

Selengkapnya

Mitra Kami